IHSG SEMPAT MELESU, SEKARANG NAIK DRASTIS

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Belakangan ini banyak saham yang bergerak liar. Tiba-tiba saham bergerak naik ataupun turun secara tiba-tiba dalam kurun waktu yang pendek. 

Hal itu pun membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku wasit pasar modal memantau pergerakan dan memasukannya dalam daftar unusual market activity (UMA). Bahkan ada saham yang dihentikan pergerakannya.

Seperti saham PT Mina Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang terkena suspensi pada 1 Agustus 2017 kemarin. Saham PADI pada perdagangan 20 Juli 2017 tercatat turun 2,86% ke level Rp 340.

Namun keesokan harinya saham PADI terus melejit. Saat disuspensi saham PADI berada di level Rp 985. Itu artinya saham ini sudah meningkat 189,7%.

Tidak jelas apa yang membuat saham tersebut bergerak begitu fantastis. Namun hanya beredar isu bahwa PADI akan mengakuisisi Bank Muamalat. Hal itu pun telah dibantah oleh manajemen PADI dalam public expose insidentil.

Banyak dari pelaku pasar yang memandang saham-saham yang bergerak drastis tanpa alasan yang jelas merupakan saham gorengan.

Namun kata Analis First Asia Capital, David Sutyanto, aktivitas goreng saham seperti sebuah mitos atau pun hantu yang terasa, tapi sulit dibuktikan.

“Itu seperti mitos antara ada dan tiada. Kalau pun ada sulit untuk dibuktikan,” tuturnya.

Menurutnya pergerakan saham dari PADI memang murni adanya isu tersebut. Meski masih belum jelas adanya penguatan saham cukup mampu memancing para investor untuk ikut antre membeli saham PADI.

“Ya walaupun mungkin dia tahu itu belum pasti, kalau sudah ada pergerakan itu sudah cukup untuk ambil. Investor yang penting dapat untung,” imbuhnya.

Mungkin bagi investor yang keluar tepat pada waktunya, atau ketika sebelum saham tersebut anjlok lagi akan menuai cuman. Namun biasanya pun ada korban dari investor yang telat ambil untung sehingga dia terpaksa nyangkut ketika sahamnya bergerak di bawah level saat masuk. Hingga kini saham PADI masih berstatus suspensi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis mengekor pergerakan bursa Asia yang rata-rata melemah. Investor asing masih belum berhenti melepas saham.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.322 sama seperti posisi kemarin sore.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 4,655 poin (0,08%) ke level 5.775,921. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,174 poin (0,12%) ke level 961,090.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (4/8/2017), IHSG berkurang 3,159 poin (0,05%) ke level 5.777,417. Indeks LQ45 dibuka mundur 0,693 poin (0,07%) ke level 961,571.

Aksi beli selektif investor domestik berhasil membawa IHSG balik arah ke teritori positif. Secara perlahan, Indeks menanjak di zona hijau.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG bertambah 1,531 poin (0,03%) ke level 5.782,107. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 0,154 poin (0,02%) ke level 962,110.

Kemarin IHSG terpangkas 43 poin akibat aksi jual selektif investor asing. Pergerakan IHSG sejalan dengan pasar saham Asia.

Semalam Indeks Dow Jones naik 0,04% ditutup ke level 22,026.1 di tengah investigasi khusus AS terkait hubungan Presiden Donald Trump dengan pihak Rusia. Pasar saham AS juga menunggu data tenaga kerja yang akan dirilis hari ini.

Bursa-bursa Asia diperdagangkan cenderung menurun pagi ini. Namun ada beberapa yang masih bertahan di zona hijau.

Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 turun 73,25 poin (0,37%) ke level 19.956,01.
Indeks Hang Seng naik tipis 10,77 poin (0,04%) ke level 27.541,78.
Indeks Komposit Shanghai bertambah 2,68 poin (0,08%) ke level 3.275,61.
Indeks Straits Times berkurang 7,42 poin (0,22%) ke level 3.335,50.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s