HUKUMAN SYAIFUL DJAMIL DITAMBAH KARENA PENYUAPAN | RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – SEMARANG, Pedangdut Saipul Jamil harus mendekam lebih lama lagi. Bila awalnya ia harus mendekam selama 5 tahun penjara, kini Ipul harus mendekam 3 tahun lebih lama lagi. Bang Ipul oh Bang Ipul…

Kasus pertama yaitu saat ia mencabuli pria di rumahnya pada Februari 2016. Atas hal itu, Saipul diproses di kepolisian dan kemudian dihadirkan ke meja hijau.

Pada 14 Juni 2016, PN Jakut akhirnya menjatuhkan vonis 3 tahun kepada Bang Ipul. Pedangdut itu dinyatakan terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya.

Siapa nyana, sehari setelah putusan, KPK menangkap pengacara Ipul, Berthanatalia karena menyuap panitera pengganti PN Jakut, Rohadi dengan tujuan ucapan terima kasih atas vonis 3 tahun penjara itu. Dari penangkapan itu, KPK menangkap:

1. Pengacara Berthanatalia.
2. Pengacara Kasman Sangaji.
3. Kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah.
4. Rohadi.

Bang Ipul, Oh Bang Ipul...

Uang suap dari Bertha ke Rohadi dari rekening Ipul. Atas perbuatan itu, Bang Ipul dibidik dengan pasal baru yaitu korupsi.

Seiring penyidikan kasus korupsi Bang Ipul, Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memperberat hukuman Bang Ipul. Majelis banding menjatuhkan vonis 5 tahun kepada Bang Ipul pada 15 Agustus 2016. Duduk sebagai ketua majelis hakim Sutarto dibantu anggota majelis Syamsul Bahri dan Sri Anggarwati. Saipul Jamil tetap dinyatakan terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul.

Belum selesai menjalani masa pemidanaan 5 tahun, hukuman Ipul ditambah 3 tahun lagi. Hukuman baru itu dijatuhkan karena Ipul terbukti menyuap Rohadi di kasus pencabulan di atas.

“Menyatakan terdakwa Saipul Jamil terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar hakim Baslin Sinaga di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/7/2017).

Namun apakah Ipul merasa bersalah di kasus keduanya? Ia ternyata memahami korupsi adalah merugikan keuangan negara. Padahal, menyuap aparat negara pun bagian dari korupsi.

Bang Ipul, Oh Bang Ipul...

“Yang jelas begini, saya tidak pernah makan uang rakyat dan merugikan negara. Kalau saya dihukum sama mereka-mereka tidak terima juga, tidak adil. Saipul Jamil tidak pernah menyuap, korupsi, tapi dihukum sama mereka yang dihukum memakan uang rakyat dan merugikan uang rakyat,” ujar Saipul.

Dalam skandal di atas, divonis pula:

1. Pengacara Berthanatalia divonis 2,5 tahun penjara.
2. Pengacara Kasman Sangaji divonis 3,5 tahun penjara.
3. Kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah divonis 2 tahun penjara.
4. Rohadi divonis 7 tahun penjara.

Tapi cerita di balik Ipul belum berakhir. KPK tengah menyidik kasus baru untuk Rohadi yaitu kasus gratifikasi dan pencucian uang.

Presiden Joko Widodo bicara soal kasus teror penyiraman air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan. Jokowi ingin kasus itu segera dituntaskan.

“Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan,” kata Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi lewat akun Twitter resminya, @jokowi, Selasa (1/8/2017). Jokowi juga bicara soal perkembangan pengusutan teror air keras tersebut.

“Pengusutannya terus mengalami kemajuan,” cuit Jokowi.

Cuitan Jokowi pun mendapat respons dari para pengikutnya di Twitter. Banyak yang mendukung kasus Novel segera diungkap.

“Mantap Pak, Harus diusut sampai tuntas demi keadilan buat Pak Novel Baswedan,” balas pengguna Twitter dengan akun @chairul_mh.

Sebelumnya, Jokowi telah memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait kasus teror air keras ke Novel Baswedan. Tito menghadap Jokowi untuk melaporkan perkembangan kasus yang menimpa Novel.

Dalam jumpa pers usai pertemuan, Tito mengatakan sketsa wajah terduga penyerangan Novel sudah didapatkan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian.

Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri seperti bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam dan rambut keriting.

“Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor,” kata Tito dalam konferensi pers usai pertemuan di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7).

Saksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s