PENAMPARAN PETUGAS BANDARA OLEH ISTRI PETINGGI POLRI

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG,  Kasus istri jenderal tampar petugas Bandara Sam Ratulangi kini ditangani Polresta Manado, Sulawesi Utara. Petugas aviation security dan penumpang berinisial JOW sama-sama saling lapor.

“Kita tarik ke Polresta Manado,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi, Kamis (6/7/20170).

Mengamuknya JOW di bandara bermula dari prosedur pemeriksaan melalui mesin X-ray saat JOW hendak terbang ke Jakarta. JOW tak terima diminta melepaskan jam tangan sesuai ketentuan yang berlaku hingga akhirnya menampar petugas bandara.

Usai kejadian sekitar pukul 07.50 Wita, Rabu (6/7), petugas bandara melaporkan JOW ke Polsek Bandara Sam Ratulangi atas sangkaan penganiayaan. JOW balik melaporkan petugas bandara karena perbuatan tidak menyenangkan.

“Sudah dimintai keterangan awal, sepertinya itu juga belum cukup pasti akan dilakukan pemeriksaan tambahan untuk pendalaman lagi,” imbuhnya

Polisi ditegaskan Ibrahim akan menangani dua laporan dari petugas bandara dan JOW. Namun polisi masih mendalami fakta-fakta terkait kejadian.

Sebelumnyaadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan JOW adalah istri dari petinggi Polri yang bertugas di Lemhanas.

“Ya itu betul (istri) Brigjen Johan Sumampouw. Dia tugas di Lemhanas,” katanya.

Dirjen Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengambil langkah hukum terkait penamparan petugas bandara oleh seorang perempuan yang merupakan istri jenderal polisi. Agus menyatakan itu pelecehan.

“Penamparan tersebut merupakan representasi pelecehan terhadap semua petugas penerbangan, bukan hanya pada petugas Avsec saja,” ujar Agus dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (6/7/2017).

Agus menyatakan Kementerian Perhubungan selaku regulator penerbangan nasionak akan melindungi petugas penerbangan yang sedang bertugas. Dia meminta kepada pihak-pi

“Kita tidak segan mengambil langkah hukum bagi yang bersangkutan,” ujar Agus.

Petugas penerbangan dilindungi oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Petugas ini termasuk semua petugas baik dari regulator dan operator seperti maskapai, bandara, serta Airnav.

Menurutnya semua petugas penerbangan termasuk Avsec bekerja berdasarkan standar prosedur operasi yang baku dan dilindungi Undang-undang. Dia juga mengatakan bahwa tindakan tersebut termasuk kasus pidana.

“Kejadian tersebut terekam CCTV bandara sehingga mudah diketahui, kami akan melaporkan ke pihak hukum yang berwajib” jelas Agus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s