INDONESIA TIDAK KALAH DENGAN PEMANDANGAN LUAR NEGERI

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Traveler yang libur lebaran ke Sukabumi mesti mencoba petualangan memacu adrenalin. Tantang diri sendiri untuk menaklukan ombak Pantai Cimaja. Dijamin seru!

Pantai Cimaja terletak di Cisolok, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Ombak di Cimaja adalah satu di antara yang terbaik di Indonesia. Banyak turis lokal maupun dari luar datang ke sini untuk bermain surfing.

Jika traveler mempunyai hobi bermain surfing, mungkin Cimaja bisa menjadi alternatif tujuan. Selain birunya air laut, pantainya yang berbatu menambah keindahan Cimaja.

Bagaimana cara menuju Cimaja dari Jakarta? Traveler bisa menyewa taxi atau menyewa mobil via rental, beberapa hotel menyediakan jasa penjemputan tamu dari Jakarta. Jika mau berhemat, Traveler bisa naik Bus dari Jakarta ke Bogor, lanjut dari Bogor ke Pelabuhan Ratu.

Dari terminal bus Pelabuhan Ratu selanjutnya naik angkot menuju Cimaja. Perjalanan dari Jakarta ke Cimaja kurang lebih 4-5 jam tergantung kemacetan.

Indonesia berhasil mengungguli Thailand dalam daftar Top 5 destinasi wisata favorit turis Prancis. Indonesia duduk di peringkat 2 dan hanya kalah dari Bahama.

Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. Kali ini pengakuan datang dari Prancis. Di Prancis, Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar ‘Top 5 Destination’ tujuan wisman Prancis tahun 2017.

Daftar ini dirilis oleh Union Tour Operator Prancis (SETO). Indonesia disebut sebagai negara yang pas untuk berlibur pada musim panas. Melengkapi daftar Top 5 destinasi wisata yang diminati Wisman Perancis, lengkap dengan presentasenya sebagai berikut: Bahama (99%), Indonesia (79%), Afrika Selatan (69%), Peru (51%) dan Myanmar (49%).

“Bagi Indonesia, musim panas tahun ini menjadi berkah tersendiri. Untuk bookingan di musim panas dari bulan Mei, Indonesia mengalami peningkatan paling signifikan, sampai saat ini sudah ada kenaikan 38% dari tahun lalu, terima kasih atas pengakuan SETO Perancis,” kata I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar dalam keterangannya, Jumat (30/6/2017).

Bila dibandingkan dengan negara tetangga, justru mereka mengalami penurunan. Dari sisi persentase, Thailand mengalami penurunan sebesar 18%, sedangkan Vietnam mengalami penurunan sampai 27%. Jelas lompatan kunjungan wisatawan Perancis ke Indonesia ini mengalahkan pesaing-pesaingnya di kawasan ASEAN.

“Ini berdasarkan data konfirmasi dari pemesanan paket tour dengan French Tour Operators, dan belum termasuk kenaikan oleh tamu yang booking langsung via internet (backpackers) atau yang berangkat di saat-saat terakhir,” imbuh Nia Niscaya, Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Amerika, Timur Tengah Kemenpar.

Nia pun cukup puas atas pencapaian ini, karena untuk wilayah Asia Tenggara, Thailand itu punya keunggulan kompetitif dari sisi profesionalisme, karena itu Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadikan Thailand sebagai benchmark profesional.

“Thailand juga jauh lebih murah paket-paketnya daripada ke Indonesia. Tapi kita berhasil meyakinkan bahwa yang mahal dan luxury di Indonesia itu memang mendapatkan value yang jauh lebih besar. Ini adalah kelebihan dari aktivitas marketing,” lanjut Nia.

Nia menambahkan, promosi Wonderful Indonesia memang terus dilakukan untuk menjaring turis Menara Eiffel ini untuk berkunjung ke Indonesia. Terakhir ada 8 bus (semacam bus hop on hop off) yang wara-wiri di Kota Paris dengan tema Wonderful Indonesia.

“Ada bus yang bergambar Danau Toba, Labuan Bajo, Komodo, Candi Borobudur hingga bawah laut Indonesia. Branding tersebut pun diharapkan akan makin mengenalkan turis Prancis tentang Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Paris, Eka Moncarre, menjelaskan telah terjadi peningkatan sebesar 79% berdasarkan hasil laporan booking statistik untuk period November 2016 hingga April 2017. Dan untuk bookingan mulai Mei sampai musim panas, sementara ini sudah ada peningkatan sekitar 38%.

“Kita jelas akan mengalahkan Thailand untuk period booking di musim panas saat ini. Wonderful Start 2017, Penjualan paket tour wisatawan dari pasar Prancis ke Indonesia naik tajam 79% pada periode liburan musim dingin, bulan November 2016-April 2017. Indonesia berada di Top-5, kenaikan paling tajam setelah Bahama,” jelasnya.

Eka memaparkan, hasil penjualan Paket Tour di Summer Holiday 2017 itu cukup membawakan hasil yang progresif, terutama buat para Tour Operator di Perancis.
Menpar Arief Yahya pun menyebut Indonesia memang destinasi yang cocok untuk outbound Prancis. Tempat seperti Sanur, Ubud, Labuan Bajo dan lainnya adalah tempat idaman orang Prancis. Bahkan ada acara TV yang tema favoritnya soal Wonderful Indonesia.

“Prancis saat ini top three pasar wisatawan mancanegara Eropa yang ke Indonesia, setelah Inggris. Geografi Perancis cukup luas, dan 60% lebih orang Perancis yang travelling ke Indonesia berasal dari luar Perancis,” ujar Arief.

Menteri asal Banyuwangi itu terlihat sangat serius untuk menggarap wisatawan asal perancis. Kunjungan turis Prancis ke Indonesia sendiri mengalami peningkatan 19,8 persen pada 2016 jika dibandingkan tahun 2015. Dari 209.466 naik menjadi 250.921. Di tahun 2017 ini, target kunjungan turis Prancis sendiri sebanyak 330.000 orang.

“Perancis ditargetkan tahun ini untuk mendatangkan 330 000 visitors ke Indonesia, dengan kerja keras, Insya Allah target yang ditetapkan akan tercapai,” tutup Arief.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s