ARUS PENDEK PENYEBAB KEBAKARAN PASAR PURI INDAH, NOTAM BALON UDARA DARI AIRNAV

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO РSEMARANG, Sebuah bank di kawasan Pasar Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, terbakar. Ada sembilan unit mobil pemadam kebakaran yang meluncur ke lokasi.

“Informasi kebakaran di Jl Pasar Puri Indah Blok I Bank BRI kami terima pukul 09.35 WIB,” terang KAOP Kebakaran Sudin PKP Jakarta Barat, Rompis, kepada wartawan, Senin (26/6/2017).

Korsleting, Sebuah Bank di Pasar Puri Indah Kembangan Terbakar

Rompis mengatakan 9 unit mobil pemadam kebakaran dengan 38 personel langsung meluncur ke lokasi. Penyebab kebakaran diketahui karena korsleting di ruangan dapur bank.

“Titik kebakaran di ruang dapur pada ruko Bank BRI. Penyebab kebakaran karena colokan kompor listrik mengenai meja,” jelasnya.

Akibat kejadian itu pihak bank mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Saat ini api juga sudah berhasil dipadamkan.

“Sekitar pukul 09.42 WIB api berhasil dipadamkan,” terangnya.

AirNav Indonesia mengambil langkah dengan menerbitkan Notice To Airmen (NOTAM) bernomor ‘A2115/17 NOTAMN’ karena banyaknya balon udara membahayakan berhamburan di langit Jateng. NOTAM akan berlaku satu minggu ke depan hingga 2 Juli 2017.

“Iya, nanti ini ekspektasi sampai seminggu ke depan nanti kita perpanjang lagi kalau masih ada. Tapi, kami bukan NOTAM saja, seperti tahun lalu kami menghubungi Polres, Polsek, kemudian Koramil untuk membantu yang di darat,” ujar Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/6/2017).

NOTAM mulai diterbitkan sejak tanggal 25 Juni 2017 karena banyaknya balon udara tanpa awak terbang di wilayah Cilacap, Wonosobo, Kebumen, dan Purworejo. Tinggi balon dapat mencapai 6 meter dan memiliki diameter hingga 4 meter. Balon udara terbang dengan bahan bakar gas hingga ketinggian 28 ribu kaki.

AirNav menerbitkan NOTAM hingga seminggu ke depan dengan pertimbangan tradisi lepas balon di Jawa Tengah dapat berlangsung 7 hari. Namun, bisa saja AirNav memperpanjang memberlakukan NOTAM di langit Jateng. Wilayah yang saat ini terdeteksi terdapat balon udara di Wonosobo, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.

“Kalau orang Jawa kan bilang Lebaran kupat sampai minggu depan. Ya tanggal 2, tanggal 3 ya,” jelas Wisnu.

Tak hanya untuk penerbangan domestik, AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM untuk penerbangan internasional. Sebab, wilayah Jateng kerap dilewati penerbangan dari Australia atau China.

“Kalau kita tarik garis dari Australia yang ke arah China misalnya pasti lewat daerah itu. NOTAM nya untuk internasional, jadi domestik dan internasional,” tutur Wisnu.

Seperti diketahui, di Jateng terdapat tradisi lepas balon yang diadakan untuk mengganti ‘ritual’ petasan setiap hari raya Idul Fitri. Balon tanpa awak tersebut memiliki bahan parasit dengan bahan bakar gas yang mampu mengangkat beban berlebih. Balon ini berbahaya karena dapat terbang tanpa bisa terkontrol sama sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s