EKONOMI INDONESIA DIUJI, RIZIEQ BERTEMU PETINGGI PKS DAN AMIEN RAIS

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG,  Proyeksi Bank Dunia terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2017 bisa mencapai 5,2%. Sejumlah faktor mendukung sentimen positif ini lantaran beberapa hal yang telah dicapai pemerintah sepanjang paruh tahun 2017 berjalan.

Di antaranya pertumbuhan ekonomi kuartal I yang tumbuh 5,02% dan pengelolaan fiskal yang cukup kuat. Hal tersebut kemudian berujung dengan perolehan investment grade dari lembaga pemeringkat dunia, Standard and Poor’s.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengapresasi hal ini. Namun hal ini ditanggapi melalui sisi yang berbeda olehnya. Secara personal, Sri Mulyani mengatakan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan setelah sekian lama menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk maju dari ketertinggalan selama ini.

“Tentunya semua tau soal peringkat S&P, tapi saya mau menyampaikan contoh lain yang cukup merepresentasikan hal ini. Bulan lalu, laporan keuangan pemerintah (LKPP) mendapat opini WTP dari BPK. Ini pertama kalinya setelah Indonesia merilis laporan keuangan kita. Saya pikir ini indikasi lain bahwa Indonesia terus melanjutkan mekanisme yang bagus dalam manajemen keuangan,” katanya pada acara Launching Indonesia Economic Quarterly Report World Bank di Soehanna Hall The Energy Building SCBD, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Ia mengakui, adanya insiden yang kurang mengenakkan dengan tertangkapnya anggota BPK yang terbukti disuap oleh sejumlah Kementerian/Lembaga terkait laporan keuangan yang diperiksa. Namun hal ini tak mengubah rasa bangganya akan opini yang telah diterima oleh pemerintah pusat.

“Untuk saya sendiri, ini (opini WTP) sangat sesuatu. Karena saya merupakan Menteri Keuangan pada 10 tahun lalu dan saya yang pertama kali mewajibkan Kemenkeu agar Indonesia bisa men-submit dan menyusun perhitungan standar untuk sistem dalam mengatur keuangan negara kita. Jadi, ini bukan hanya perjalanan Indonesia, tapi ini perjalanan saya pribadi untuk mencapai opini WTP,” tutur Sri.

“Dengan mendapat opini WTP bukan berarti Indonesia sudah sempurna. Tapi ini sesuatu yang bisa menjadi benchmark untuk diri kita untuk bagaimana kita menyediakan mekanisme yang akuntabel dalam keuangan negara kita,” pungkasnya.

Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab bertemu dengan sejumlah tokoh saat berada di Arab Saudi. Di antaranya adalah rombongan petinggi PKS.

Dalam foto yang diterima detikcom dari Ketua Badan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro, Kamis (15/6/2017), pertemuan itu tampak berlangsung di kamar hotel. Rizieq yang tersenyum berpose di antara petinggi PKS.

Habib Rizieq Juga Bertemu Petinggi PKS di Mekkah
Foto: Habib Rizieq dan petinggi PKS

Petinggi PKS yang bertemu Habib Rizieq di antaranya adalah Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri dan Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Salim Segaf juga tampak berbincang berdua dengan Habib Rizieq.

Sugito menyebut pertemuan itu berlangsung pada 20 Ramadan atau hari ini di Mekah. Dia mengatakan Habib Rizieq dan para petinggi PKS sepakat menjaga NKRI.

“Sepakat jaga NKRI dalam naungan Islam yang Rahmatan Lil’Aalamin,” kata Sugito.

Habib Rizieq Juga Bertemu Petinggi PKS di Mekkah
Foto: Habib Rizieq dan petinggi PKS

Sebelumnya, Habib Rizieq juga bertemu dengan Amien Rais di Arab Saudi. Amien diketahui sedang menjalankan ibadah umrah.

Habib Rizieq juga bertemu dengan ulama kondang asal India, Zakir Naik. Pertemuan tersebut terjadi saat keduanya bertakziah atau melayat ke rumah ulama besar Arab Saudi, Syekh Kholid al-Hamudi.

Saat bertemu, Rizieq berterima kasih kepada Zakir Naik karena sudah berkunjung ke Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s