Manufacturing Menghambat Laju Saham Inggris

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Pabrik-pabrik di Amerika terus berkembang pada Maret di laju terkuatnya, ini menunjukkan momentum dalam industri yang berusaha menjadi bagian yang lebih baik dalam dua tahun terakhir, data Institute for Supply Management menunjukkan Senin.

Poin kunci

¢ Indeks difusi ISM turun menjadi 57,2 (pencocokan Perkiraan rata-rata) dari Februari sebesar 57,7, ini merupakan yang tertinggi sejak Agustus 2014; pembacaan di atas 50 menunjukkan pertumbuhan

¢ Indeks pesanan stagnan menjadi 64,5 pada Maret dari 65,1

¢ Indeks pekerja Pabrik naik menjadi 58,9, pembacaan terkuat sejak Juni 2011 dari 54,2

¢ Indeks harga bayar meningkat menjadi 70,5, tertinggi sejak Mei 2011, dari 68

Indeks manufaktur, yang telah meningkat dalam enam dari tujuh bulan terakhir, menggarisbawahi meningkatnya optimisme di antara factory managers yang juga muncul dari Asia ke Eropa. Di AS, Indeks ISM pesanan ekspor naik ke level tertinggi sejak November 2013, yang menunjukkan peningkatan permintaan global.

Data pemerintah China terbaru menunjukkan ISM manufaktur naik Maret ke level tertinggi sejak April 2012, sementara Indeks Markit Economics manufaktur zona euro adalah yang terkuat di 71 bulan.

Kenaikan baru-baru ini di bidang manufaktur telah menjadi titik terang bagi perekonomian AS selama kuartal pertama jika tidak ditandai dengan gain dari pengeluaran rumah tangga, yang merupakan bagian terbesar dari produk domestik bruto. Presiden Donald Trump pada hari Jumat disebutkan oleh survei National Association of Manufacturers menunjukkan optimisme tertinggi diantara anggota lainnya dalam 20 tahun terakhir.

Manufaktur Inggris secara tak terduga melambat untuk bulan ketiga pada bulan Maret dan bisa melemah lebih lanjut di kuartal ini, menurut IHS Markit.

Indeks Purchasing Managers manufaktur turun menjadi 54,2 dari 54,5 pada bulan Februari, di atas angka 50 yang memisahkan antara ekspansi dari kontraksi, namun di bawah ekspektasi ekonom untuk naik menjadi 55.

Survei pabrik œlebih baik dibandingkan untuk tren jangka panjang, menurut Markit, dengan perlambatan berpusat pada produsen barang konsumen. Meskipun manufaktur mungkin membuat œkontribusi yang solid untuk pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama, sudah ada perlambatan pasti untuk momentum.

œTren pelemahan kemungkinan akan berlanjut ke kuartal kedua, kata Rob Dobson, ekonom senior di Markit.

Pada bulan Maret, pound yang lemah membantu daya saing ekspor dan kepercayaan perusahaan tetap tinggi. Deputi Gubernur Bank of England Ben Broadbent mengatakan bulan lalu bahwa eksportir menikmati pasca referendum, pra-Brexit œsweet spot karena meskipun sterling jatuh, pengaturan perdagangan Uni Eropa tetap masih dalam proses.

Hal itu mungkin perlahan-lahan berubah setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May memulai proses formal menarik diri dari Uni Eropa pekan lalu.

Meski depresiasi mata uang sejak pemilihan presiden Juni untuk meninggalkan Uni Eropa membantu sektor ini, mungkin tidak akan ada dorongan yang cukup besar untuk mengimbangi perlambatan yang diharapkan dalam belanja konsumen.

Dampak pound pada inflasi juga tetap merupakan masalah bagi perusahaan, dengan tekanan harga meningkat pada Maret, menurut Markit. Indeks harga output beringsut kembali ke dekat rekor tinggi yang terlihat pada bulan Januari.

 

 

Saham AS Naik Diawal Bulan, Eropa Stop Kenaikan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s