Setelah Penurunan, Emas Bergerak Stabil Di Awal Pekan

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Emas berjangka ditutup turun pada Jumat ini untuk sesi kesembilan secara beruntun karena data bulanan pada nonfarm payrolls AS ditengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengumumkan keputusan untuk menaikkan suku bunganya pada pertemuan pekan depan.

Emas untuk April, -0,07% jatuh $ 1,80, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 1,201.40 per ons. Harga turun sekitar 2% untuk pekan ini, menurut data FactSet.

Emas stabil dengan The Fed yang diperkirakan akan menaikkan biaya pinjaman minggu ini.

Bullion untuk pengiriman cepat sedikit berubah di $ 1,204.77 per ons pada 09:32 pagi di Singapura menurut Bloomberg generic pricing. Untuk logam mulia lainnya: Spot perak  turun 0,1%; Paladium menguat 0,5%

“Minggu ini akan menjadi kunci untuk logam, dengan FOMC diperkirakan akan menaikkan suku bunganya,” menurut ANZ dalam sebuah catatan.

Harga emas berbalik menguat pasca rilis data tenaga kerja AS, namun logam mulia ini tetap akan mencatat penurunan dalam dua pekan beruntun. Sampai hari Kamis kemarin, harga emas selalu berakhir di area negatif akibat tingginya probabilitas kenaikan suku bunga di AS.

Pasca rilis data tenaga kerja sektor swasta AS oleh ADP pada Rabu lalu, pasar melihat probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 90%. Data tenaga kerja yang dirilis pemerintah AS hari ini juga menunjang kenaikan suku bunga, namun penurunan harga emas sebelumnya telah price in dengan data hari ini, sehingga pasar menunggu kepastian kenaikan suku bunga, yang membuat harga emas rebound.

Goldman Sachs bahkan memprediksi Federal Reserve setelah menaikkan suku bunga pada pekan depan, akan kembali menaikkan di bulan Juni.

Emas pada pukul 22.50 WIB diperdagangkan dikisaran 1202.59, setelah sempat naik ke 1206.31.

Harga emas turun ke level terendah dalam enam pekan di $1,194 pada hari Jumat, bergerak di bawah level psikologis $1,200 karena penguatan dolar dan semakin meningkatnya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS pada pekan depan yang terus membebani logam mulia.

Greenback masih mendapatkan dukungan setelah laporan ADP pada hari Rabu menunjukkan bahwa sektor swasta menambahkan 298.000 pekerja di bulan Februari, jauh berada di atas perkiraan untuk kenaikan 190.000. Itu adalah kenaikan terbesar di dalam penerimaan di sektor swasta sejak Maret 2006.

Investor sat ini menantikan laporan kerja dari pemerintah pada hari Jumat, dimana pembacaan yang kuat akan mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada pekan depan.

Sebelumnya pasar telah mengabaikan laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis yang menunjukkan bahwa klaim awal tunjangan pengangguran naik 20.000 menjadi 243.000 pada pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 12.000.

 

BACA JUGA : Dolar Turun, Saham AS Naik Dan Eropa Pangkas Gain

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s