Emas Makin Merosot Di Akhir Pekan

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan April diperdagangkan pada USD1.239,45 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,17%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.217,30 dan resistance pada USD1.240,70.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,01% dan diperdagangkan pada USD100,46.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Maret jatuh 0,12% dan diperdagangkan pada USD18,053 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Maret naik 0,33% dan diperdagangkan pada USD2,720 per pon.

Emas berjangka menguat pada hari Kamis dan berakhir di level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.

Pelemahan dalam dolar AS dan ekuitas serta penurunan imbal hasil Treasury bergabung untuk mengangkat permintaan investasi untuk logam.

Emas untuk pengiriman April naik $ 8,50, atau 0,7%, untuk menetap di level $ 1,241.60 per ons, penutupan tertinggi untuk settlement paling aktif sejak 10 November, menurut data dari FactSet.

Harga emas mengalami penurunan di perdagangan Asia, Jumat,  akibat aksi ambil untunginvestor. Sebelumnya, semalam, harga emas melambung dipicu pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang lainnya.

Saat penulisan, harga kontrak emas berjangka untuk pengiriman Maret turun 1,2 dolar ke $1237.82 dari penutupan semalam di $1239.02

 Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melambung pada perdagangan Kamis, didorong pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata utama lainnya. Harga emas naik hampir 6 dolar atau 0,48% ke  $1239.02.  Pelemahan dolar disebabkan pernyataan presiden Fed Atlanta yang mrevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama  ini.

Emas mendapatkan support setelah Indeks Dolar AS turun 0,59 persen menjadi 100,49 pada pukul 18.15 GMT. Indeks tersebut merupakan acuan ukuran dari dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama.

Harga minyak berbalik turun, untuk menyentuh level terendah sesi di $52.67 pada hari Kamis setelah sempat naik karena laporan bahwa OPEC dapat memperpanjang pakta pengurangan pasokan minyak dengan para non anggota dan mungkin akan memperdalam pengurangan jika cadangan minyak mentah global tidak turun sesuai level target.

OPEC dan para eksportir lain yang termasuk Rusia pada tahun lalu sepakat untuk mengurangi output sebanyak 1.8 juta barel per hari. Kesepakatan tersebut berlaku sejak 1 Januari hingga enam bulan kedepan.

Sebagian besar anggota OPEC tampaknya akan mempertahankan kebijakan tersebut sejauh ini, namun masih belum jelas pada seberapa besar dampak pengurangan produksi terhadap cadangan minyak dunia yang dekat rekor tertinggi.

Berdasarkan kutipan dari Reuters dari narasumber pada hari Kamis bahwa pakta tentang suplai dapat diperpanjang di bulan Mei jika semua produsen utama menunjukkan “kerja sama yang efektif.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s