Ketidakstabilan Brexit Pengaruhi Pangsa Pasar Eropa

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang, Dollar melanjutkan pelemahan pasca pidato dari presiden terpilih AS Donald Trump semalam, tercatat melemah terhadap sejumlah mata uang utama terutama yen. USDJPY anjlok ke kisaran 114.50 pada sesi Asia hari Kamis, didukung juga oleh data pinjaman perbankan serta neraca berjalan Jepang yang positif.

Menjelang dibukanya pasar AS, European Central Bank akan merilis minutes pertemuan terakhirnya. Pasar akan menantikan notulen dari rapat ECB bulan Desember tersebut, mengingat pada pertemuan tersebut ECB memperlambat laju pembelian aset dan merevisi turun proyeksi inflasi. ECB dikabarkan mengurangi jumlah stimulus (QE) untuk menekan para pemerintah negara-negara zona euro untuk melakukan reformasi struktural.

Malam nanti, AS akan merilis data klaim pengangguran mingguan, yang diperkirakan menunjukkan jumlah klaim bertambah menjadi 266,000 dari 235,000 pada pekan sebelumnya. Dua petinggi the Fed juga dijadwalkan untuk berpidato pada pukul 20:30 WIB nanti malam, nada pernyataan dari para petinggi the Fed akan memberikan sinyal laju kenaikan suku bunga tahun ini untuk para investor.

Detail jadwal data ekonomi yang lebih lengkap dapat dilihat dalam Calendar sementara untuk rangkuman pergerakan pasar untuk sesi sebelumnya dapat dibaca dalam Daily Report.

Pemerintah Inggris diperkirakan akan kalah di pengadilan Brexit, dampaknya ke pasar bisa terlihat dari pergerekan GBPUSD belakangan ini.

Tantangan pemerintah Inggris untuk segera memulai proses Brexit semakin berliku setelah adanya tuntutan hukum baru mengenai Artikel 50 yang akan diajukan bulan ini. Artikel 50 adalah undang-undang yang mengatur proses keluar salah satu anggota dari Uni Eropa.

GBPUSD yang terlihat menguat langsung berbalik melemah pada Kamis kemarin pasca rilis berita oleh Harian Guardian tersebut.

Sementara dalam dua pekan ke depan Mahkamah Agung Inggris diperkirakan akan mengumumkan putusan apakah Pemerintah Inggris dapat memulai proses Brexit tanpa persetujuan dari Parlemen atau tidak.

Guardian melaporkan pemerintah Inggris diperkirakan akan kalah dalam sidang Mahkamah Agung, dan telah mempersiapkan dua proposal Brexit untuk diajukan ke Parlemen Inggris untuk bisa memulai proses.

Belum pastinya kapan proses Brexit akan dimulai membuat GBPUSD terlihat sulit untuk bergerak naik, dan berpotensi melemah lebih lanjut. Diperdagangan sesi Asia hari ini, GBPUSD bergerak dalam rentang sempit 1.2139 – 1.2173.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s