Emas Melonjak Di Level Tertinggi, Minyak Ditutup Pada 1 Minggu Tertinggi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Emas berjangka membukukan reli pada Kamis ini dan diseslesaikan pada level tertinggi sejak akhir November, yang menemukan dukungan dari pelemahan AS dolar ketidakpastian pada laju kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Emas Februari berada di level $16, atau 1,4%, untuk menetap menjadi $1,181.30 per ons. Itu merupakan penyelesaian tertinggi sejak 29 November, menurut data FactSet.

Harga minyak pada hari Kamis naik untuk sesi kedua untuk diselesaikan pada level tertinggi sepekan karena investor mengkaji data pemerintah AS yang menunjukan penurunan mingguan pada pasokan minyak mentah, yang berhapa lonjakan yang lebih besar dari stok bahan bakar bensin dan sulingan.

sementara itu Gas alam berjangka berakhir hampir datar setelah merosot ke posisi terendah enam pekan setelah data menunjukkan penurunan persediaan AS yang kurang dari setengah diluar apa yang diharapkan pasar.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah West Texas Intermediate Februari naik tipis sebesar 50 sen, atau 0,9%, untuk menetap di level $ 53,76 per barel, ini merupakan penutupan tertinggi sejak 29 Desember, menurut data FactSet. Kontrak berbalik antara naik dan turun selama sesi hari ini pasca pasokan data. Maret minyak mentah Brent menambahkan 43 sen, atau 0,8%, ke level $ 56,89 per barel di bursa ICE Futures London.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Februari diperdagangkan pada USD1.176,95 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0,37%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.146,50 dan resistance pada USD1.183,30.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,29% dan diperdagangkan pada USD101,68.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Maret jatuh 0,99% dan diperdagangkan pada USD16,473 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Maret jatuh 0,20% dan diperdagangkan pada USD2,530 per pon.

Harga emas naik tipis di sesi Asia pada hari Jumat dengan data pekerjaan AS menjadi fokus tentang sinyal prospek Fed jalur kenaikan suku bunga pada tahun 2017.

Emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex Bursa Perdagangan New York menurun 0,20% ke $1.178.95 per troy ons. Tembaga berjangka naik 0,24% ke $2,541 per pon.

Data upah nonpertanian AS pada Jumat malam diharapkan untuk mengatur tren emas karena hal itu sensitif terhadap suku bunga lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat. The Fed pada bulan Desember memperkirakan sebanyak tiga kenaikan suku bunga pada tahun 2017.

Semalam, harga emas reli ke level empat pekan, karena dolar AS menjauh dari puncak 14 tahun terhadap sejumlah mata uang utama setelah rilis komentar dari Federal Reserve.

Risalah dari pertemuan kebijakan Fed Desember menunjukkan sebagian besar pejabat berpikir ekonomi AS dapat tumbuh lebih cepat karena pemotongan pajak dan belanja infrastruktur di bawah pemerintahan baru Presiden terpilih Donald Trump.

Pada saat yang sama, para pembuat kebijakan “menekankan ketidakpastian mereka” tentang perubahan kebijakan ekonomi di masa depan.

Risalah itu juga menunjukkan bahwa pembuat kebijakan mengasumsikan bahwa janji-janji Trump dalam stimulus fiskal bisa, jika diterapkan, memacu inflasi yang pada gilirannya akan menyebabkan laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat tahun ini.

Trump akan berkantor pada 20 Januari dan belum mengurai kebijakan ekonomi-nya secara detail.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s