IHSG Dibuka Variatif Minggu Awal Tahun | RIFANFINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka bervariasi pada perdagangan saham hari kedua di tahun 2017 ini. IHSG dibuka turun di level merah, yakni di 5.270,16 pada pukul 09.00 WIB.

IHSG kemudian menyentuh level terendah di 5.268,40 sebelum kemudian naik tinggi hingga mencapai level tertinggi di 5.281,46.

Sampai pukul 09.04 WIB, IHSG berada di level 5.280,90 atau naik 4,94 poin atau naik 0,09 persen dibanding penutupan perdagangan Selasa (3/1/2017) di 5.275,97.

Dari 10 indeks sektoral pendukung bursa, sebanyak tujuh indeks dibuka menguat dan tiga indeks dibuka melemah. Indeks sektoral yang dibuka melemah yakni pertambangan, industri dasar dan infrastruktur.

Dari data RTI, sebanyak 76 saham dibuka menguat sementara 38 saham dibuka melemah dan 71 saham dibuka dalam posisi tetap.

Net foreign sell di semua papan perdagangan mencapai Rp 3,4 miliar sementara net foreign sell di pasar reguler juga mencapai rp 3,4 miliar.

Dari pasar spot Bloomberg, rupiah terpantau menguat 10 poin ke level 13.466 setelah sebelumnya di Selasa ditutup di level 13.476.

Memasuki hari kedua perdagangan pada tahun ini, Rabu (4/1/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat di kisaran 5.250-5.325.

Riset Bahana Sekuritas memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PGAS, PWON, BBNI, CPIN, dan ISSP.

Pada penutupan perdagangan perdana kemarin Selasa (3/1/2017) IHSG ditutup melemah 0,39 persen terhadap penutup sebelumnya, di level 5.275,97. IHSG turun 0,39 month to date(mtd) dan year to date (ytd).

“Hampir seluruh sektor mengalami penurunan dipimpin sektor perkebunan dan hanya menyisakan sektor pertambangan yang mengalami kenaikan,” tulis riset Bahana Sekuritas, Rabu.

Sebanyak 134 saham mengalami kenaikan, 189 saham mengalami penurunan, 49 saham tidak mengalami perubahan, dan 208 saham tidak mengalami perdagangan.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang menjadi motor pergerakan IHSG kemarin antara lain INDF (-2,52 persen), BMRI (-2,38 persen), UNTR (-1,18 persen), GGRM (-0,94 persen), serta ASII (-0,91 persen).

Investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 81,6 miliar di pasar reguler, sehingga tercatat net sell Rp 81,6 miliar mtd dan ytd.

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler antara lain TLKM (Rp 76,8 miliar), ASII (Rp 43,5 miliar), BMRI (Rp 31,3 miliar), UNVR (Rp 13,8 miliar), serta PTPP (Rp 12,5 miliar).

Nilai tukar rupiah kemarin ditutup pada level 13.437 per dollar AS atau menguat 0,21 persen terhadap penutupan sebelumnya, atau naik 0,05 mtd dan ytd.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s