Emas Bertahan Dalam Kekhawatiran Geopolitik

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Emas berjangka menetap lebih tinggi pada Senin ini menyusul penurunan untuk ulasan level terendahnya di lebih dari 10 bulan terakhir pada pekan lalu. Emas untuk pengiriman Februari ditutup naik $ 5,30 atau 0,5 %, pada level $ 1,142.70 per ons seiring Indeks Dolar AS sebagian besar tidak berubah.

Perak untuk pengiriman bulan Maret menetap 12,6 sen atau 0,8 %, pada level $ 16,09 per ons.

Emas mempertahankan keuntungan dua hari karena pembunuhan duta besar Rusia di Turki, dan insiden kekerasan di Jerman serta Swiss memicu permintaan untuk aset haven.

Bullion untuk pengiriman segera berada di level $ 1,137.79 per ons pada pukul 09:28 pagi di Singapura, menurut Bloomberg.

Logam kuning ini telah naik 0,9 persen dalam 2 hari hingga hari Senin, setelah merosot ke $ 1,122.89 pada 15 Desember, level terendah sejak 2 Februari.

Tingkat RSI 14-hari emas berada di bawah 30 selama 8 hari pada hari Senin, masuk ke wilayah oversold, menunjukkan kepada beberapa pedagang bahwa itu turun terlalu tajam dan siap untuk kenaikan.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Februari diperdagangkan pada USD1140.05 per troy ons pada waktu penulisan, meningkat 0.23%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD1144.05 per troy ons. Emaskemungkinan akan mendapat support pada USD1123.90 dan resistance pada USD1164.00.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0.04% dan diperdagangkan pada USD102.97.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Maret jatuh 1.13% dan diperdagangkan pada USD16.032 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Maret jatuh 2.63% dan diperdagangkan pada USD2.497 per pon.

Harga Emas berhasil rebound untuk dua hari berturut-turut di hari Senin,  tertolong oleh sentimen yang negatif di pasar keuangan. Berbagai analis menyatakan penguatan harga Emas turut ditopang oleh aksi ambil untung para investor sehingga memicu teknikal rebound setelah harga jatuh ke level terendahnya di awal February pekan lalu.

Emas masih melanjutkan pemulihan yang dimulai sejak hari Jumat, seiring para pelaku pasar mengambil keuntungan level harga Emas yang murah untuk dibeli, khususnya mempertimbangkan level oversold atau jenuh jual harga Emas dari sudut pandang teknikal. Namun setelah The Fed menaikkan suku bunga jangka pendek di hari Rabu kemarin, dan menetapkan panduan ekspektasi untuk 3 kali kenaikan suku bunga lebih lanjut di 2017, masih memberikan tekanan pada harga Emas. Emas juga tidak memberikan benefit dan sulit bersaing dengan produk investasi lain yang dapat memberikan hasil jika suku bunga bank sentral mengalami kenaikan.

Alhasil, arus modal keluar dari instrument ETF berbasis Emas masih berlanjut untuk 26 hari berturut-turut, berdasarkan data CFTC tampak bahwa posisi beli Emas jangka panjang oleh para spekulan menyusut untuk 5 pekan berturut-turut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s