Minyak Berusaha Menghentikan Penurunan | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Minyak diperdagangkan mendekati level $ 50 per barel seiring data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah turun untuk minggu kelima sehingga memangkas pemangkasan stok yang ada.

Minyak berjangka turun 0,3 persen di New York setelah naik 2,3 ‹‹persen hari Rabu untuk mendapatkan penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Stok minyak mentah turun di bawah 500 juta barel untuk pertama kalinya sejak Januari setelah stok turun 2,98 juta barel pekan lalu, Administrasi Informasi Energi melaporkan. Survei Bloomberg memperkirakan kenaikan pada stok. Minyak akan terhenti di level $ 55 per barel seiring kembali beroperasinya pengebor minyak serpih AS, menurut Goldman Sachs Group Inc.

Minyak telah naik sekitar 11 persen sejak Organisasi Negara Pengekspor Minyak pekan lalu sepakat untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun. OPEC, yang memompa keluaran pada level rekor bulan September, akan memutuskan kuota pembatasan pada pertemuan resmi kelompok ini di Wina pada 30 November mendatang. Semntara itu, badai Hurricane Matthew semakin menguat dan saat ini mendekati pantai Timur AS.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November di level $ 49,69 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 14 sen, pada pukul 08:01 pagi waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 1.14 ke level $ 49,83 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 29 Juni, total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 76 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga naik 7,9 persen bulan lalu.

Brent untuk pengiriman Desember kehilangan 14 sen ke level $ 51,72 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut naik 2 persen ke level $ 51,86 pada hari Rabu. Indeks acuan global ini diperdagangkan pada $ 1,46 premium untuk untuk bulan Desember WTI.

Minyak menghentikan gain di bawah level $ 50 per barel seiring para investor menimbang penurunan pada stok minyak AS terhadap spekulasi harga reli baru-baru ini akan mendorong produsen untuk meningkatkan produksi.

Futures turun 0,8 persen setelah naik 2,3 ‹‹persen pada hari Rabu untuk menetap di level penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Stok minyak mentah AS pekan lalu turun di bawah 500 juta barel untuk pertama kalinya sejak Januari, menurut data pemerintah. Pasar bersiap untuk tetap kelebihan pasokan pada 2017 dan harga akan terhenti di level $ 55 per barel seiring kembali beroperasinya pengebor minyak serpih, kepala penelitian komoditas Goldman Sachs Group Inc Jeff Currie mengatakan dalam sebuah wawancara.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November kehilangan 38 sen ke level $ 49,45 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 49,56 pada pukul 13:54 siang waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 1.14 ke level $ 49,83 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 29 Juni, total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 37 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga naik 7,9 persen bulan lalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s